Kategori

September 25, 2022

SERU BERITA

Suara Rakyat

Niluh Djelantik Korban Kekerasan Seksual?

2 min read
Niluh Djelantik Korban Kekerasan Seksual?

Niluh Djelantik

Bali, SERUBERITA – Desainer sepatu asal Bali, menceritakan kisahnya yang pernah menjadi korban kekerasaan seksual.

Dalam akun Instagramnya, NILUH DJELANTIK jadi korban kekerasan seksual ? Ribuan doa kuterima, tentu ada juga yang tak percaya. Jadi pergunjingan di WA grupmu. Jangankan kamu. Mamak bapakku saja tak kuberitahu. Hanya Tuhan, aku dan suamiku saja yang tahu hingga kutuliskan kisah pahitku hari ini.

Baca juga

Aku tak harap simpatimu. Semua sudah berlalu. Pesanku. Jaga saja buah hatimu. Jadikan bumi rumah yang lebih baik untuknya. Saat waktumu tiba kamu akan pergi dengan senyum bangga. Setidaknya hidupmu berguna. Ketjup NILUH DJELANTIK konsisten bersuara untuk anak dan perempuan, mendukung hukuman m4t1 bagi predator seksual.

Dia mengalami peristiwa itu. Usianya belum genap 7 tahun.

Apakah NILUH DJELANTIK pulih ? Tentu.

Dia melanjutkan langkah kaki mungilnya.

Tak seorangpun menjadi sandaran pundaknya, seorang anak yang seharusnya bermain menikmati masa kecil tak lagi melihat hidup dengan pandangan sama seperti teman-temannya.

Dia menegarkan dirinya. Menghabiskan waktunya bertahun-tahun di pasar bersama Mamak, dari siang hingga larut malam,  berjualan hingga membaca buku agar berlalu waktu tanpa dia rasakan. Tak lagi bertemu dengan manusia bejat yang telah meninggalkan noda yang tak terhapuskan.

Hingga dewasa sekuatnya berdiri tegak membela tak hanya hak anak dan perempuan namun juga kaum termarjinalkan. Walau didera cacian makian dari pejabat dan budak-budak mereka yang haus kekuasaan.

Dia menjadi seorang NILUH DJELANTIK yang kalian kenal sebagai pendiri brand yang telah mendunia. Sebagai mentor bagi UMKM, mengajar di puluhan universitas di negeri ini.

Baca juga

Namun jauh di dalam lubuk hati. Trauma itu tak bisa pergi. Masa lalu itu selalu mengikuti. Luka itu membekas, selamanya. Tak ada nilai uang di dunia ini yang bisa menyembuhkannya.

Kamu yang berkoar membela pemerkosa belasan anak-anak dengan dalih HAM adalah sama biadabnya dengan pelaku.

Tak pantas sandang jabatan itu jika kamu tak bisa menjadi penyambung lidah suara mereka yang merintih dengan hati kesakitan dalam diamnya hingga akhir hidup mereka menjelang.

AKU AKAN TERUS BERSUARA SEKALIPUN LANGIT RUNTUH.

Camkan itu. Ketjup sayang anak-anak & perempuanku. (SB)

Leave a Reply

Your email address will not be published.